Sebagai pendukung dari sepakbola, mereka berhak untuk memberikan aspirasi dan kritikan, seperti halnya pendukung dari Persebaya Surabaya yaitu Bonek Mania, mereka mengusulkan satu nama pelatih yaitu Freddy Muli untuk menjadi suksesor Angel Alfredo Vera. Sebab pelatih Kelahiran Palopo tersebut dinilai sudah mengetahui semua hal dari karakter permainan Persebaya atau biasa dijuluki sebagai Green Force.

Pelatih bernama Freddy Muli bukanlah orang yang asing untuk klub Persebaya, pelatih yang sudah berusia 56 tahun itu dahulu pernah memberi asuhan bagi tim yang berjuluk Kota Pahlawan pada saat musim 2007/2008. Dan saat itu juga, Freddy Muli telah berhasil untuk mengembalikan Persebaya ke Divisi Utama Liga Indonesia.

“Suara yang sering teman-teman dengungkan Freddy Muli. Dia kan sudah tahu karakter permainan Persebaya,” ungkap salah satu Bonek, Hasan Tiro
Freddy Muli saat ini diyakini oleh Bonek Mania karena ia bisa mengembalikan karakter dari para pemain Arek Suroboyo yang belum terlalu nampak dalam permainan Persebaya. Terutama dari permainan keras kepalanya yang untuk sekarang menjadi ciri khas dari Green Force di masa lalu.
“Tapi kita kembalikan lagi kepada manajemen, kita hanya bisa berharap Freddy Mully diangkat jadi pelatih Persebaya,” sambungnya.

Sedangkan keinginan dari Divaldo Alves untuk kembali dengan menjadi sang pelatih dari Persebaya, namun setelah dilihat-lihat nampaknya Bonek kurang sepakat dengan keinginan dari Divaldo Alves. Dikarenakan pada saat berada di Surabaya, pelatih yang berasal dari Portugal tersebut juga pernah ditentang oleh sebagian besar supporter Bonek.

“Dulu Divaldo Alves juga pernah menukangi Persebaya, tapi ternyata dia gagal dan sempat ditentang oleh teman-teman Bonek untuk out dari Persebaya, gak mungkin kalau dikembalikan lagi,” pungkasnya.
Dan untuk sejauh ini, sebagai manajemen dari Persebaya, memang belum mengumumkan resmi untuk sosok pelatih yang akan menjadi pengganti dari pelatih sebelumnya yaitu Angel Alfredo Vera. Namun menurut informasi yang telah beredar sekarang, para pengurus Persebaya akan lebih mengutamakan untuk mencari pelatih lokal dibanding pelatih asing untuk menangani para pemain Persebaya.