Menurut pelatih Timnas Indonesia U-23 yaitu Luis Milla telah menilai bahwa ia tak memungkiri bahwa pemainnya yang berada di posisi winger itu lincah yaitu Febri Hariyadi, merupakan pemain yang sangat penting untuk tim Indonesia. Walaupun begitu, sang pelatih tetap mengantipasi kondisinya dan juga berharap lebih di laga terakhir melawan Hong Kong agar pemainnya itu dapat tampil lebih tenang di atas lapangan dari pertandingan sebelumnya.
Pemain itu berasal dari jebolan Persib Bandung, ia merupakan salah satu di antara pemain yang dibutuhkan dan diandalkan oleh Milla di Timnas Indonesia U-23. Pemain yang berusia 23 tahun itu selalu menampilkan aksi dengan kemampuan yang mengundang kekaguman publik setiap kali ia mendapatkan bola di kakinya.
Tetapi gaya bermain dari pemain yang bernomor punggung 13 itu di Timnas Indonesia U-23 sudah dilirik dan juga dijaga ketat oleh para pemain dari Laos. Dan mereka pun mendapatkan hasilnya karena pergerakan dari Febri pun sudah terbaca dan mereka mampu mengatasinya walau terdapat dari sejumlah pergerakannya dan itu cukup untuk membuat Laos kewalahan.
Menurut pelatih dari Timnas Indonesia U-23 tersebut, permainan dari Febri memang sosok yang dibutuhkan didalam tim karena sebagai seorang penyeimbang tim.
“Febri merupakan pemain yang banyak membantu tim kami, dia merupakan seorang penyeimbang di dalam tim ini. Mungkin dia masih harus lebih tenang saat bermain karena Febri merupakan seorang pemain yang selalu melakukan pergerakan dengan kecepatan tinggi,” ujar Luis Milla.
“Saya sudah tidak bisa banyak berkata-kata lagi soal hal itu karena memang permainan Febri menggunakan kecepatan yang sangat tinggi. Namun, satu hal yang penting, Febri juga merupakan pemain yang penting sama seperti teman-temannya yang lain,” lanjutnya.
Perjuangan dari Febri Hariyadi dan kawan-kawannya bagi Indonesia untuk bisa lolos ke 16 besar sepak bola Asian Games 2018 akan ditentukan apakah lolos atau tidaknya pada laga terakhir dengan melawan tim Hong Kong di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Senin (20/8/2018).